JONO OGE – Pemerintah Desa Jono Oge, Kecamatan Sirenja, Kabupaten Donggala, menggelar Rembuk Stunting Pencegahan dan Penurunan Stunting Tingkat Desa sebagai bagian dari tahapan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2027.
Kegiatan yang dilaksanakan berupa rembuk stunting tingkat desa untuk menyusun usulan program dan kegiatan pencegahan serta penurunan stunting yang akan dimasukkan ke dalam RKPDes Tahun 2027.
Rembuk stunting dihadiri oleh Kepala Desa Jono Oge Fahmi, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, tenaga kesehatan, kader Posyandu, pendamping desa, tokoh masyarakat, serta unsur terkait lainnya.
Kegiatan dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian penyusunan RKPDes Tahun 2027. Bertempat di Desa Jono Oge, Kecamatan Sirenja, Kabupaten Donggala.
Rembuk stunting bertujuan menyepakati program prioritas yang dapat mempercepat pencegahan dan penurunan stunting melalui perencanaan pembangunan desa yang terarah, sehingga anggaran desa dapat mendukung peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak serta pemenuhan gizi masyarakat.
Melalui forum musyawarah, seluruh peserta membahas kondisi stunting di Desa Jono Oge, mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi, menentukan kelompok sasaran prioritas, serta merumuskan usulan kegiatan yang akan diintegrasikan ke dalam RKPDes Tahun 2027.
Kepala Desa Jono Oge, Fahmi, mengatakan bahwa penanganan stunting membutuhkan komitmen dan kolaborasi semua pihak.
"Rembuk stunting ini menjadi langkah penting untuk menyatukan komitmen seluruh pemangku kepentingan. Program yang disusun harus tepat sasaran agar mampu meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak serta menekan angka stunting di Desa Jono Oge. Pemerintah desa berkomitmen mengalokasikan program yang mendukung upaya tersebut dalam RKPDes Tahun 2027," ujar Fahmi.
Melalui rembuk stunting ini diharapkan seluruh program yang telah disepakati dapat menjadi pedoman dalam penyusunan RKPDes Tahun 2027 sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan bebas stunting. (Redaksi)